2.7.15



"...you're: my favorite December.
and i'm January, but we're on the same calendar."

Hai Lola,
baikkah kabarmu?
Tidakkah kau rindu keberadaanku?
Saat kita masih menertawakan kesamaan,
bukan meratapi perpisahan.

Lola,
katamu semua karena ini rahasia kita.

Lola, Lola.
Kau masih saja senang mengumbar janji yang belum pasti.
Seperti saat ini aku terdiam menunggu kabar darimu,
kau bilang iya, nanti, pasti aku beri tahu.

Tahukah kamu, Lola, terkadang aku berpikir
kita adalah sejiwa yang terbagi dalam dua raga.
Begitu banyak kesamaan yang tak disengaja.
Begitu banyak persamaan yang bahkan kita tak menyadari sebelumnya.

Kau gemar mempermaikanku rupanya, Lola.
Aku selalu mengalah dan memilih percaya.

Lola yang tidak suka beradaptasi,
Lola tidak suka memaksakan diri.

Lola,
Kita sama-sama suka hujan,
pun sama tidak suka kehujanan.
Hujan-pun yang mempertemukan kita bukan?

Lola,
Kita sama-sama gila akan merdu elegi, suara waloni
ataupun lengking indah vokal utami.
kau rela menghabiskan sepenuh hari, mencari-cari nada dan kunci.

Lola,
Kita sama-sama tidak suka sepatu putih.
maupun merdu ode ramondo.

Jaga dirimu, Lola.
Jaga selalu.

Sampai aku yang bisa menjaganya untukmu.

Mungkin di pertemuan selanjutnya

Mungkin dengan perantara doa

Mungkin dalam wujud selimut yang kau peluk saat kau nyaris mati beku, seperti waktu itu.

Mungkin tidak sekarang atau nanti

tetapi pasti,

Lola.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar