5.2.22

Embun

Ingin kucari dan kutemui, seluruh Alita dari seluruh dunia paralel yang sedang berjalan dan bernafas di detik ini juga.
Akan kuminta mereka mencari dan menemukan, Rahadian Bahri -- Rahadian Bahri di dunia mereka sendiri.

Manusia yang tawanya penuh,
peluknya nyaman,
tubuhnya hangat,
dan keberadaannya membuatmu merasa aman.

Bahri, terima kasih, telah kembali dengan versi kamu yang jauh lebih baik,
jauh lebih mudah disayangi. Terima kasih.

Alita, terima kasih sudah mau kembali belajar percaya. pelajaran yang sejak dulu sangat sulit untukmu, nilainya remedial terus. semoga bisa terus tetap menjadi lebih baik.

1 malam ini akan menjadi memori yang terpatri kuat di kepalaku, sampai kapanpun nanti.
rasanya semua masalahku untuk sementara waktu hilang, yang ada hanya kamu, aku, cerita-cerita yang tidak pernah habis dan tawa-tawa lepas. kemudian ciuman-ciuman dan pelukan yang panjang.

Aku sayang kamu. menyenangkan sekali, menyayangimu.

30.1.22

17.1.22

^-^

 


"And how will I know
If history repeats itself?
How will I know
When it's gonna come back around?
How will I know?
Has my faced changed, baby?
How will I know?
I'll stay ready 
for you to take me, take me, 
take me take me"

3.1.22

Lately I've been feeling so confused -- like living in constant limbo.
The sky looks grey, no matter which day.
bingung harus apa, harus ngapain, mau apa.
always feeling like i'm not enough to achieve anything, or to even start pursuing anything.

capek juga punya tendensi self-sabotaging yang kenceng banget.
maybe that's why I can't seem to plan and see ahead, karena udah keburu ngerasa ga bakal mampu dan ga suka berencana.

1.5.21

Kalau ditanya, paling iri sama orang yang kayak gimana?
Jawaban saya tegas, orang yang bisa melihat worth dirinya sendiri tanpa dikaburkan gangguan-gangguan lainnya. Saya lupa, kapan terakhir kali kapan menjadi demikian.

Been wasting my time for god knows how long, 
staying with people who clearly don't deserve me. Just because I'm afraid.
I'm afraid that nobody could accept the mess that I have, if I have to leave
I'm afraid that nobody could ever love me for what I am, if I don't adjust and apologize.

Rasanya sedih.. setiap kali harus saya yang memulai, saya yang menjaga, dan saya yang berusaha
padahal hubungannya milik berdua. Mau pergi pun juga, kemana? Jika saya sudah terlanjur membangun rumah di tangan-tangannya, yang bahkan selalu enggan saya genggam?