22.9.19

hi and have a nice sleep, Ri.

satu hal yang harus selalu diingat,
Tuhan tidak pernah kehabisan tinta di pena-penanya.

saat ini sih cuma bisa senyum-senyum
geleng-geleng
sambil menjalani ini semua dengan lebih dewasa.

gak perlu terlalu,
diikhlaskan selalu.

---
tadi malam tidur sambil ngelindur

"Hi, i knew i loved you too much it killed both of us, but is it okay if i moved on to this one? I'm still not sure either. It's probably just another crush for me but i guess i'm currently in dire need of a company?

Well do'h. even until this very second, i still adore you. gak berkurang. bahkan enggak setelah kejadian ini. you're the better version of Ze, and i know i'm out of your league. 

so what am i doing with this one, if you ask?

i don't know either. it's my ego i think. yaudah lah, yaa?

gue udah berubah kok zar. doain yang sekarang jadi lebih baik ya.
bahagia kan, kalo liat sahabat lo sendiri bahagia?

hehe."

5.9.19

as good as dead

Mungkin udah saatnya buat ngobrol sama diri sendiri lagi,
walau gue memposisikan diri lagi kembali ke 4 tahun yang lalu
bicara sama seseorang yang cinta mati sama Descendents, 
beberapa jam melalui telepon genggam.

Jadi gini Ze...
hari ini, akhir-akhir ini, gue sering ngerasa gak berguna.
kayak, apa sih gunanya bangun pagi?
toh gue juga insignifikan di dunia ini,
paling cuma beberapa kepala yang peduli gue masih bernapas 
di setiap hari gue memijakkan kaki.

siapa yang peduli sih?
gue bukan penemu apa-apa,
belum berpenghasilan
kerjaannya cuma habis-habisin uang.

coba, siapa yang peduli sih?
gue ditinggalkan orang terdekat dengan dalih perbedaan,
terlalu membosankan
memang gak pantes juga sama siapa-siapa Ze,
sama lo juga, gak akan pernah pantes.

kayak, tiap mau ngelakuin apapun, selalu muncul pertanyaan "terus? kenapa?"
gaada gunanya. gaada gunanya. gaada gunanya.

gue gatau kenapa lo selalu jadi safe-spot buat gue, walaupun sampe kapan pun kisah kita cuma akan sampai di awal mula aja, gaada penutupnya.

gimana sih Ze caranya buat ngeyakinin diri sendiri kalo gue ada harganya?
gampang banget loh gue dibuang kayak gaada artinya

gue sendiri bahkan gatau bagian diri yang mana yang masih ada harganya

30.6.19

I can talk in certainty, that I am destined for a life
with no second chances.
Sometimes it kills me,
how easy it is for other people,
to be forgiven 
and to restart their wrongdoings 
back to square one from a hundred.

But then again, I’m certain
that I am destined for a life
With “no next times”,
Nor “after this”.

Some nights I’m thinking 
about what can be fixed
But the other nights, 
the same mind that was telling me that,
Is ringing from the thoughts
that I don’t even know where I went wrong
So why bother trying?

But then again,
Why bother trying?
When I am the only one
Wanting to fix things.

Ah,
Why bother thinking.

*I know where you've been, you're ruining men, never again will I let someone in.
- The Story So Far's Roam is ringing in my ears. 10.14 AM, on the office.*

7.4.19

5 April 2019.

pada waktunya masing-masing,
manusia berhak jatuh cinta,
dan dicintai sedalam-dalamnya.

lalu jika aku dipaksa bercerita,
tentang apa dan bagaimana
rasa-rasa yang kupunya,
untukmu, dan tatap-tatap itu.

ternyata, untuk mencintai seseorang, tidak butuh waktu terlalu lama.

Terima kasih,
kamu hal terbaik yang pernah menjelma kepadaku.

Aku sayang kamu,
here's for our future,

Rakha Utomo.

16.3.19

entah bagaimana, tetapi Tuhan memang punya hobi bercanda
terkadang ia senang sekali menciptakan kesempurnaan-kesempurnaan,
dalam rupa yang tidak terduga

seperti coklatnya matamu; yang dalamnya, tidak ada yang tahu

Tuhan lucu.
maybe the world is not so bad after all
and another company, is not a bad idea either.

the warmth of your smile
that look in your eyes.
how you talk
and how you laugh

it's like high school all over again
when two flushed cheek blushed in shyness,
and you're holding my hand.

some days are just,
perfect.
lalu, saya kira, malam ini
jatuh cinta dan mencintai adalah hak bagi setiap manusia.
bagaimana mata-mata yang saling menyala,
senyum-senyum yang saling menyapa
dan hangat-hangat yang saling merasa.

semua orang di dunia ini harus tahu,
ada manusia yang senyum dan tawanya
semembius milikmu.

semua orang di dunia ini harus tahu,
ada manusia yang ketika berbicara,
bisa membuatmu ingin menatapnya sampai selamanya.

semua orang di dunia ini harus tahu.
ada manusia yang bisa meruntuhkan tembok pertahananku,
dengan hanya sesederhana genggaman tangan.

lalu semua orang di dunia ini harus tahu,
apa-apa yang milik kamu,
adalah milik aku pula.