15.1.11

surat #1. untuk kamu.

selama aku memikirkanmu, apakah kamu memikirkanku?



selama aku merindukanmu, apakah kamu merindukanku?



selama hujanku selalu membawamu di setiap tetesannya, pernahkah hujanmu membawaku di setiap tetesannya?


selama lirik-lirik laguku yang belum tercipta, selalu berkitab kepadamu, apakah lirik-lirikmu yang belum kaucipta selalu berkitab kepadaku?



selama pelangi selalu setengah lingkaran,
maukah kau membuatnya jadi lingkaran sempurna untukku seorang?



selama jendela tua di rumah itu belum roboh termakan usia, maukah kau menyimpan aku?



kamu, adalah pena. kupakai menuliskan cerita, menggambarkan dunia, memvisualisasikan ekspresi, mewujudkan keajaiban.

kamu, adalah lirik. lirik dalam sebuah lagu. tanpamu, bagaimana bisa aku bersenandung cerah seperti ini?

kamu, adalah tanah. tempatku berpijak. tanpamu, bagaimana bisa ku berdiri tegak? tanpamu, dimana harus ku berbaring memandang langit?

kamu, adalah langit. tanpamu, entah dimana bulan dan bintang harus bergantung. bahkan matahari.

kamu, adalah atmosfer. tanpamu, bagaimana bisa aku menghirup udara di pagi hari? bagaimana bisa aku bernafas?

kamu, adalah jawaban. dari semua pertanyaan. jawaban atas semua permasalahan. jawaban atas semua luka yang tertoreh. ya, jawaban dari semua pertanyaan.

kamu, adalah semua bagian dari tubuhku. yang menyusun aku.

kamu, adalah kamu yang bisa mengambil aku. mencuri hatiku. mengembangkan senyumku. mencerahkan hariku.

dan,

kamu adalah kamu yang menghancurkan aku. merampas senyumku. memendungkan hariku.

aku disini, merindukanmu. Kamu disana? melupakan ku. miris, ya.

pernah ku coba untuk berhenti merindukanmu. Namun apadaya, rasa rinduku malah semakin besar.

pernah ku coba buang semua memori tentangmu.
Namun apa daya, semua memori tentangmu malah terputar otomatis setiap hari di kepalaku.

pernah ku coba membuangmu.

Namun sekejap ku berfikir.

berhenti merindukanmu, dan membuang semua memori tentangmu saja aku tak mampu. Bagaimana bisa, aku membuangmu?



-hand writing by an amateur.
Regards,
Alita Dantrie :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar