24.1.13

--1.

Kita itu majas hiperbola.
Hanya tentang aku dan kamu yang dilebih-lebihkan.
Tentang cintaku padamu yang berlebihan.
Dan kebohonganmu yang tak bosan kau labuhkan.

Kita adalah sepasang anti-klimaks.
Berawal, namun tidak berujung.
Aku tidak menemukan jalan keluar,
Kamu melompat, berlari menghindar.
Aku terdiam
nanar.

Katamu jatuh cinta itu sederhana,
Nyatanya kamu yang merumitkan.

Jatuh cinta bukan sekedar berkata,
berbicara.
Apakah masih bisa disebut cinta,
jika kau bahkan terdiam membisu
tak dapat bicara?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar