10.9.14
sekelumit.
ini aku menuliskan tentang sesuatu yang aku tak tahu;
sepuluh september, lima belas menit sebelum hari baru.
aku sedang duduk dan menikmati suara layur yang mengcover sebuah lagu dari band favorit kita.
ya, the trees and the wild.
kita dahulu hanya dua cerita berlawanan yang tidak saling mengenal.
Terhempas ke arah satu sama lain secara tidak disengaja.
aku ingat, aku dulu tidak suka sama sekali dengan band ini.
namun caramu menceritakan mereka, walaupun aku tidak melihatmu kala itu, membuatku mengerti bahwa ada sesuatu yang lebih dari sekedar musik dibalik band ini.
singkat cerita,
kita tumbuh mencintai mereka bersama-sama.
konyol, masih ingatkah tentang impian membawa mereka ke kota hujan kita yang indah ini, bersama-sama?
walaupun masih belum terlaksana, dan aku yakin kamu lupa.
ingatkah saat kita terjaga, waktu itu pukul dua.
entah apa yang kau pikirkan saat itu; kita memang sangat berbeda. 4 tahun itu tidak dekat.
perbedaan itu ternyata tak mengganggu, apabila kita tidak mengganggapnya sebagai benalu.
aku ingat, ketika kita sama-sama mendukung tim sepakbola yang sama pula.
Bangau Merah.
kita berdebat panjang tentang siapa yang harus mengisi posisi mana. permainan tolol mereka pada musim paceklik gol saat itu.
aku ingat, kamu seorang pemain drum,
yang memiliki cita-cita jadi gitaris. haha, kau sekonyol itu dulu.
aku ingat, dibalik sosokmu yang kuat dan tegar,
dibalik matamu yang memandang jauh dan tajam,
dibalik tawamu yang keras dan susah padam,
waktu itu pukul tiga pagi, vat.
dan aku tahu kamu hampir menangis;
biar Tuhan, dan Aku yang tahu mengapa.
-ini hanya cerita orang asing tentang orang asing lainnya-
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar