I talked with Rama last night, talked HARD.
Lupa deh kapan terakhir kali ngobrol segini lamanya sama orang, kayaknya tahun lalu deh.
Gak janjian gak apa, tau-tau dia curhat aja gitu, telpon. I was up though since I need someone to accompany me working.
Kayaknya baru sekali ini kita telponan, setelah terakhir ngobrol panjang tahun lalu pas ketemuan. Sisanya ya paling chatan super panjang aja.
It's funny to think that I made a bestfriend through social media. Bahkan ketika kita sama-sama menguliti satu masalah ke masalah lainnya, TERLALU banyak kesamaan kita.
Dari dampak psikologis jadi anak ke-3 dari tiga bersaudara, kita yang sama-sama punya dua kakak laki-laki, kakak kita yang pertama sama-sama kuliah Hukum, kakak kita yang kedua sama-sama kuliah Ekonomi Pembangunan, kakak kita sama-sama ada yang bekerja di Bank yang sama melalui program yang sama pula. Rasanya mau muntah ketawa pas kita menemukan fakta-fakta ini.
Dan rasanya, kayak otak gue dibelah dua dan dibagi ke dua kepala. Cara kita yang sama banget ngadepin masalah di dalam hubungan, cara kita mandang orang lain.
Gue rasa penting deh buat menjaga kekaguman atas satu sama lain, gue yang kagum sama luasnya pengetahuan lo soal hal-hal yang sebenernya ga pentin-penting banget. Gue selalu kagum sama kemampuan lo ngehabisin banyak banget buku. Lo yang mau belajar banyak hal dari gue. Gue kagum banget, parah.
I really do wish this friendship will last forever Ram. You're my saving grace. Thank you for coming into and staying in my life! cheers.
*alexa, play Caution by Tiny Moving Parts, please!*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar