15.1.17

semoga kamu bahagia selalu, Z.

Saya mengingatmu melalui banyak celah udara
yang dihela kemudian dihembuskan kembali
wangi jaketmu yang berwarna hitam mengaliri sukmaku,
aku masih ingat betul bagaimana kelembutannya menusuk indra penciumanku.

Saya mengingatmu melalui hampa tatap yang bertukar di udara,
kala mata kita sama tertuju pada layar yang terletak tak jauh di depan kita
duduk bersebelahan, dan aku belum pernah merasa senyaman itu
bertukar pikiran melalui diam-diam yang menyelimuti seisi ruangan.

Saya mengingatmu melalui senyum tipis, kulit hitam manis, dan kemeja dengan corak-corak yang banyak
pun tawa-tawamu yang menghiasi langkah-langkah kita yang kemana entah
walaupun hanya sebentar tapi gemanya menyemesta
menetap di kepalaku sampai tak tahu, tak ada tenggat waktu.

Saya mengingatmu
kamu tidak perlu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar