4.10.19

Terima kasih, Joaquin Phoenix dan Abang-abang Bebek!

sepiring nasi panas, di hadapan masing-masing,
dan dua potong bebek goreng kesukaanmu.
kita sama-sama tidak bisa berhenti bicara
kataku, aku kaku, melihat Joaquin Phoenix berlaga selama dua jam di hadapan kita.
katamu, berwarna sekali tahun ini, seperti Midsommar yang sebelas dua belas.

ini pertemuan kedua.
seharusnya, menjadi hutang bagiku.
terima kasih sudah memperkenalkanku pada malam hari yang cantik
walaupun berisik,
di kukusan.

terima kasih sudah memperkenalkanku, pada satu-satunya warung bebek
yang mampu diterima lidahmu -- meski tidak bersahabat dengan perutmu, dasar aneh.

atau tawa spontan yang pecah di antara kita,
saat topeng badut melintas di hiruk pikuk
jalanan yang kita sama-sama tidak tahu, apa namanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar