11.12.19

i never thought i'd write something like this about us but here we are.


Image
Bahri dan Fadil, yang memperkaya warna-warni sore di Lapangan Banteng,

20 tahun hidup di dunia, aku tidak pernah sekalipun dihadiahi kesempatan kedua, pada tiap-tiap hubungan yang dengan berat harus diselesaikan.
Mungkin karena itu, aku rasa cukup berat dan rumit rasanya jika harus memberikan kesempatan kedua untuk seseorang yang mungkin kurasa kurang pantas mendapatkannya.
Entah, padamu aku berulang kali salah menafsirkan rasa. Itu masalahku.
Awalnya kukira kita mampu menjadi ada tanpa harus terlarut dalam rasa-rasa yang tidak perlu, tapi ternyata aku salah menafsirkan lagi. kembali.

Entahlah apa itu terserah, yang penting aku senang dan kamu senang dan kita bisa tertawa bersama. di sisa-sisa waktu yang mungkin sudah tidak lama.

Terima kasih ya Rahadian Bahri, untuk kesempatan-kesempatan yang sama-sama kita usahakan.

Aku sayang kamu tapi sepertinya kamu tidak perlu tahu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar