Mungkin kamu diciptakan ketika tuhan sedang tersenyum.
Keindahanmu membuatku kelu,
ngilu,
Aku tak pernah percaya dengan konsep kesempurnaan,
sampai aku dan kamu dipertemukan.
-----------------------------------------------------------------------
Jumat sore, pukul 3.
Aku hanya anak SMA yang bahkan keberadaannya saja mungkin kau tidak peduli.
Kamu terduduk dengan wajah mengkerut,
mengenakan kaos berwarna biru tua dengan sepasang celana jeans.
Rambutmu lucu, kekinian.
Aku jatuh cinta dengan sepatumu yang berwarna gradasi, biru muda ke biru tua.
Tubuhmu sedikit gempal dan pipimu chubby.
Tatapan matamu selalu tajam walau kadang kosong,
jidatmu hampir selalu menunjukkan kerut.
Jika teman-temanku melihatmu tentunya mereka takut.
Namun setelah kuperhatikan,
kamu tidak jauh berbeda dari yang lainnya.
Seorang anak konyol yang suka bercanda dan bercengkrama.
Kamu lucu saat tertawa lepas seperti itu.
Kamu lucu saat tersenyum tipis, ah, susah didefinisikan, hanya kamu yang bisa memraktekkan.
Kamu lucu saat memasang wajah serius seakan dunia hendak meletus.
Kamu lucu.
-terimakasih, yogyakarta, dan kamu, avi.-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar