siapapun wanita itu,
aku berharap ia dapat menyamai langkahku.
aku harap ia bersedia menemanimu, tak peduli jam menunjukkan angka 1 pagi.
Disaat kamu merasa sendiri dan hanya ingin hancur menangisi.
akulah yang ada disana. Tidakkah engkau mengerti?
siapapun wanita itu,
aku berharap ia dapat membuatmu tertawa tiada henti.
sudah cukup banyak hal yang memberati punggungmu, sayang.
aku harap wanita itu mengerti.
siapapun wanita itu,
aku berharap ia dapat menemanimu berelegi.
menyanyikan bait yang tak tersampaikan,
seperti yang aku dan kamu biasa lakukan.
siapapun wanita itu, kelak,
yang aku tahu,
pasti bukan aku.
cobalah untuk mengerti.
Cinta memang rumit.
BalasHapusTidak, inangnya lah yang merumitkan. Manusia.
Hapus