Bagiku, pertemuan dengan seseorang yang spesial, jika diibaratkan, mungkin cocok dengan hadir dan menghilangnya kembang api yang sangat besar.
Tentu berbeda setiap insan, tapi polanya tidak jauh berbeda.
Melesat, panas, membara, meledak, dan hilang.
Semenyedihkan apapun rasanya melihat kembang apimu habis termakan udara dan waktu,
kembang api itu tetap akan meninggalkan senyum di wajahku.
Terimakasih 2016,
Terimakasih kembang apiku, Ra.
Ajaranmu terlampau banyak.
Semoga selalu sehat, Tuhan memberkatimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar