Halo, kamu. Yang kepalanya dipenuhi tanda tanya, huru hara
yang kesehariannya tidak menentu.
Tidak, aku tidak rindu. Siapa pula aku, tidak punya hak merindukanmu.
Hanya ingin berterima kasih saja, aneh ya.
Tiba-tiba bersyukur kamu pernah menelponku di suatu malam, dan kita pernah tertawa berdua saja
Membicarakan Gema Semesta. Ahmad. Fulan. The Goonies. Pee Wee Gaskins. Meera. Jon Snow. Ika Natassa. Atau masa SMA mu yang kamu lewati mencari gig-gig murah sekedar untuk mendongkrak naik nama band yang kau manageri itu.
Z, aku harap apapun yang kamu laukan sekarang membuatmu setidaknya tidak tersakiti.
Bahagia kata yang berat bukan, untuk orang semacam kita berdua.
Melihatmu yang sudah mengurangi tendensi untuk berbuat hal-hal membahayakan--atau buah dari pemikiran-pemikiran depresifmu--lewat twittermu saja aku sudah senang.
Oh iya, teruslah membuat moodboard dan memotret. Dari dulu aku selalu suka dengan hasil-hasil karyamu.
Teruslah membuat mixtape dan hal-hal yang membuatku jatuh cinta lainnya.
Aku selalu kagum dengan pandangmu yang seluas semesta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar