Kata Dilan, rindu itu berat. Tapi tidak menjawab, ya?
Lalu, apa itu rindu?
Jika rindu adalah tanaman,
mungkin airnya terbuat dari jarak
dan waktu
dan aku dan kamu
yang sedang tidak terduduk bersama
di kedai kopi yang entah namanya apa
pukul 5 sore.
Tenang saja, aku sudah berdamai dan berteman baik dengan rindu
tidak lagi memusuhinya seperti dulu.
Benar kata Barasuara. Menerima dan berdamai dengan itu.
aku tahu
rindu ada agar cangkir-cangkir kopi
dan tawa-tawa
serta cerita-cerita tentang apa saja
di pertemuan kita yang berikutnya,
terasa manis
jauh lebih manis
dari pertemuan yang sebelum-sebelumnya.
Rindu juga berarti doa ku untukmu yang kubisikkan lewat doa-doa kepada Tuhan
sedang berjalan perlahan menujumu,
aku amat senang melihatmu berkembang
akupun sama.
Sudah saatnya mendewasa, dan ya
sekali lagi, aku sudah berdamai dengan perasaan ini
perasaanku terhadapmu
rindu-rindu itu.
Aku sayang kamu, Suryandaru.
Mari berbahagia dan tumbuh menjadi lebih baik lagi.
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar